Semua pemilik website tentu menginginkan websitenya selalu dibanjiri pengunjung setiap hari. Website toko online membutuhkan traffic tinggi agar kemudian bisa dikelola menjadi leads atau pelanggan. Blog pun membutuhkan traffic tinggi supaya nantinya pemilik blog bisa memasang iklan atau kerja sama advertorial di blognya.
Sejak pertama kali membuat website atau blog, mungkin Anda sudah mencoba berbagai cara untuk meningkatkan traffic website atau blog Anda. Dari menerbitkan banyak konten secara konsisten, membagikannya di media sosial, sampai mengiklankannya.
Sayangnya Anda belum mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Traffic website atau blog Anda masih jalan di tempat padahal Anda merasa sudah menerapkan semua cara untuk meningkatkannya. Anda pun mulai bertanya-tanya apakah metode yang Anda gunakan salah?

Kabar baiknya Anda sudah menemukan artikel blog yang tepat. Artikel blog ini akan menuntun Anda meningkatkan traffic website dan blog sebagai berikut :
1. Riset Keyword
Menulis artikel berdasarkan ide pribadi saja sangat tidak disarankan. Tidak melakukan riset keyword sebelum menulis artikel adalah kesalahan fatal bagi semua pemilik website dan blog. Hanya mengandalkan ide pribadi, tanpa melakukan riset keyword, dalam menulis artikel akan menyulitkan website Anda untuk ditemukan di hasil pencarian Google.
Ide tulisan Anda bisa saja bagus dan menarik menurut Anda, tapi jika tidak ada orang yang tertarik sama sekali dengan ide tersebut, traffic website Anda akan sulit ditingkatkan. Dengan melakukan riset keyword, Anda bisa menemukan kata kunci yang banyak dicari oleh pengguna mesin pencari Google.
2. Tulis Judul yang Menarik
Judul adalah elemen artikel yang dilihat pertama kali oleh orang di hasil pencarian. Menurut Copyblogger, 8 dari 10 orang mengaku membaca judul sebelum mengklik sebuah artikel dari hasil pencarian. Namun, hanya 2 dari 10 orang yang pada akhirnya benar-benar membaca artikel yang dibukanya.
Oleh karena itu, Anda harus membuat judul artikel yang menarik agar dilirik oleh para pencari di Google. Banyak metode menulis judul yang bisa Anda terapkan. Pertama, gunakan angka dan list. Orang-orang sangat menyukai judul dengan angka dan listicle (list article). Misalnya, di judul artikel ini saya menggunakan judul Cara Jitu Meningkatkan Traffic Website Hingga 2X Lipat.
3. Tambahkan Visual yang Menarik
Artikel panjang saja tidak cukup. Anda juga harus kreatif mengolah konten Anda menjadi menarik dan tidak membosankan bagi pembaca. Jika hanya dihadapkan pada tulisan saja, tentu pembaca akan bosan dan langsung meninggalkan website atau blog Anda.
Banyaknya pengunjung website yang langsung meninggalkan website atau blog disebut sebagai bounce rate. Bounce rate juga menjadi salah satu faktor penilaian Google di hasil pencariannya. Bounce rate yang tinggi menandakan konten Anda tidak cukup membantu pembaca. Akibatnya ranking website menurun di hasil pencarian dan traffic pun menurun.
Masalah ini dapat diatasi dengan menambahkan visual menarik di artikel blog Anda seperti infografik, foto, atau gambar ilustrasi. Visual menarik tidak hanya membuat pengunjung lebih betah membaca, tetapi juga membantu mereka memahami konten yang Anda tulis.
4. Tingkatkan Kecepatan Website
Pengunjung website dan blog tidak sabar menunggu halaman loading. Menurut riset Google, 53 persen pengguna internet Indonesia meninggalkan website yang loadingnya lebih dari 3 detik. Artinya jika loading website Anda lebih dari 3 detik, kemungkinan untuk ditinggalkan pengunjung lebih besar yang mengakibatkan bounce rate tinggi.
Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, bounce rate tinggi bisa menurunkan ranking website atau blog Anda di hasil pencarian. Oleh karena itu, meningkatkan kecepatan website dan blog adalah sebuah kewajiban.
5. Pastikan Website Anda Responsif
Loading website cepat saja belum cukup. Anda juga perlu memastikan website Anda responsif di semua perangkat, baik perangkat desktop maupun perangkat mobile. Apalagi pengguna internet Indonesia kini lebih banyak mengakses internet melalui perangkat mobile. Berdasarkan riset Google, 94 persen pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile.
6. Manfaatkan Internal Link
Internal link adalah link dari satu halaman ke halaman lain di satu website yang sama. Walaupun terdengar sepele, internal link membantu mesin pencari untuk memahami konteks dan hubungan antar halaman di website Anda. Melalui internal link, mesin pencari juga akan mengetahui mana halaman yang paling penting di website Anda. Jadi usahakan buat konten yang bisa saling dihubungkan sehingga Anda bisa membuat internal link yang rapi.
7. Aktif di Komunitas Online
Biasanya orang-orang dengan pekerjaan yang sama mempunyai komunitas atau forum khusus di media sosial seperti Facebook, Kaskus, atau Whatsapp. Begitu juga dengan blogger, internet marketer, dan pelaku bisnis online.
Anda bisa bergabung ke beberapa komunitas online sesuai dengan website yang Anda kelola. Terdapat banyak komunitas online untuk para pelaku UKM, internet marketer, dan juga blogger. Pilih salah satu atau beberapa komunitas yang cocok dengan Anda. Selain mendapatkan koneksi baru, Anda juga bisa mempromosikan website yang Anda kelola.
8. Tambahkan Tombol Share Media Sosial
Tentu semua orang ingin artikel blognya dibagikan oleh banyak orang. Kalau bisa artikel tersebut menjadi viral di media sosial. Semakin viral di media sosial, semakin tinggi trafik yang akan didapatkan.
Agar semakin banyak pembaca yang membagikan artikel blog di media sosial, Anda harus memudahkan cara berbagi media sosial di website Anda. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan tombol share di semua artikel blog Anda.
9. Perbaiki SEO On Page dan Off Page
Anda memang bisa mendapatkan trafik dari media sosial, tetapi trafik dari organic search tetap menjadi prioritas. Agar bisa mengamankan trafik dari organic search, website Anda harus memiliki kualitas SEO yang baik.
SEO sendiri terbagi menjadi dua, yaitu SEO on page dan SEO off page. SEO on page adalah langkah optimasi yang diterapkan pada konten yang diterbitkan di halaman website atau blog. SEO on page mencakup judul, URL & permalink, isi artikel, heading, dan media yang ada dalam artikel. Anda bisa mempelajari cara optimasi SEO on page dengan membaca artikel Cara Optimasi SEO On Page.
Selain mengoptimasi elemen-elemen penting dalam website atau blog, Anda juga perlu melakukan optimasi di luar website yang juga disebut sebagai SEO off page. Di SEO on page yang Anda optimasi adalah elemen-elemen dalam website seperti URL, judul, heading, dan lain sebagainya.
Berbeda dengan SEO on page, di SEO off page yang akan Anda optimasi adalah elemen-elemen di luar website yang mempengaruhi ranking di hasil pencarian. Beberapa elemen di luar website yang mempengaruhi ranking website di hasil pencarian adalah backlink dan share di media sosial. Penjelasan lebih lengkapnya dapat Anda baca di artikel Cara Optimasi SEO Off Page.
Kesimpulan
Meningkatkan traffic website memang membutuhkan banyak usaha dan tidak mudah. Akan tetapi, tidak mudah bukan berarti mustahil. Cara-cara di atas dapat Anda terapkan untuk meningkatkan traffic website Anda hingga berkali-kali lipat. Namun, harus Anda pahami juga bahwa cara-cara di atas tidak langsung menghasilkan traffic dalam satu malam. Anda harus mempraktikkannya satu per satu secara konsisten dan Anda akan mendapatkannya untuk jangka waktu yang lama.
Sobat UKM Digital
Related posts
Subscribe
* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

